Selasa, 06 Maret 2018

Hari pertama masuk sekolah (Jepang)

Akhirnya, tibalah hari yang dinanti- nanti, 4 Desember sebagai hari pertama sekolah di Jepang. Bangun pagi, dan mandi adalah aktivitas pertama yang harus dilakukan meskipun cuaca saat ini sangat dingin, dengan suhu dibawah 10 derajat. Papi udh menyiapkan air hangat untuk mandi, dan menghangatkan baju yang akan dipakai dipemanas. Mami tugasnya menyiapkan sarapan pagi, dan bento untuk makan siang. Tas dan perlengkapannya sudah disiapkan sejak semalam, jadi pagi tinggal berangkat. Buku catatan kecil dibawa dikantong untuk dibaca jika ada yang lupa untuk percakapan dasar seperti perkenalan, umur, asal negara, izin mau ke belakang, dsb. 
Hari pertama bawaannya banyak banget seperti mau maju perang, semua amunisi dibawa. Randoseru yang beratnya 5kg dengan isinya, sepatu 2 pasang, baju ganti 2 pasang, makan siang, air minum, payung, dan baju seragam pemberian sekolah yang tidak muat akan dkembalikan.
Tidak hanya kakak yang exciting, papi tak kalah heboh dan bersemangat. 7.30 pagi untuk pertama kalinya diantar ke titik kumpul sambil membawa kamera untuk memfoto. Beruntung kocho sensei lewat, dan datang menghampiri sehingga barang bawaan berkurang serta tidak perlu ke ruang guru untuk mengembalikannya.
Meskipun belum bisa bahasa Jepang, yang penting semangat sekali sekolahnya. Sudah 2 bulan ini libur gak sekolah karena terlalu cepat minta surat pindah dari sekolah dengan pertimbangan pelajaran di Jepang bakal beda dan kakak yang udah ogah-ogahan sekolah.
7.37 teman segrup sudah berkumpul dan saatnya berjalan beriringan ke sekolah. Satu grup terdiri dari 4 anak yang rumahnya berdekatan. Jadi berangkat sekolah harus bareng dengan grup yang ditentukan dan begitu pula saat pulang. Barisan paling depan adalah leader, dan untuk anak terkecil berdiri ditengah, dan dijaga yang lebih besar dibelakang. Untuk keamanan, ditas anak dilengkapi peluit untuk minta pertolongan jika darurat, dan membawa senter untuk tanda jalan kaki dimalam hari. Di Jepang tidak diperbolehkan untuk mengantar jemput anak di sekolah. Berbeda dengan di Indonesia yang sekolahnya jauh-jauh, kalau di Jepang sekolah dasar didekat rumah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar