Tampilkan postingan dengan label piknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label piknik. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2019

Katsuyama skijam

Musim dingin ditandai dengan suhu dibawah 10 derajat, pakai baju berlapis-lapis, hingga turun salju. Tahun 2018 ini saljunya tidak sedahsyat tahun 2017. Kalau awal Desember 2017 sudah banyak salju maka tahun ini masih sedikit bahkan hingga akhir tahun. Saljunya sudah dihabisin buat tahun kemarin yang awal Februari 2018 saljunya sampai 1,5 meter tingginya hingga melumpuhkan semua bidang kehidupan. Sekolah sampai diliburkan seminggu, ujian masuk universitas diundur, makanan di supermarket hampir habis karena pasokan terhambat, transportasi sampai lumpuh.
Tahun ini musim dinginnya lebih hangat dan kebetulan juga ada kunjungan dari kakak sekeluarga dari Indonesia. Saatnya kita jalan-jalan dan jadi tour guide.

Katsuyama skijam menjadi tujuan kedua setelan dinosaurus museum. Meskipun salju belum banyak, tapi katsuyama skijam sudah mulai dibuka tanggal 20 Desember 2018, jadi ada salju buatannya. Kita pergi kesana dengan kereta echizen sampai stasiun katsuyama, kemudian berganti dengan bis yang ada hanya disaat katsuyama skijam buka. Untuk tiket, kita beli langsung paket tiket kereta dan bis pulang pergi karena lebih murah. Tiket masuk di katsuyama skijam kita beli yang one day pass meskipun agak nanggung jamnya, kita sampai katsuyama skijam jam 11an dan untuk tiket setengah hari mulai jam 13. Tapi gapapa daripada anak-anak rewel gak sabar menunggu jam 13.

Oh iya disini juga tersedia persewaan baju ski bila belum bawa, buatku sih lumayan mahal karena sekali pakai baju dan sepatunya bisa 5.000¥. Kalau pengen mencoba main ski ada juga alat-alatnya kalau mau sewa. Kemarin sih kita cuma main papan luncur yang tersedia disana tanpa bayar lagi.
Buat anak-anak main papan aja sudah asyik, meluncur dari atas gunung dengan sensasi meluncur kenceng. Disini enaknya ada eskalator untuk naik keatas sebelum meluncur.

Buat yang pengen main ski, tersedia gondola untuk naik ke atas dan meluncur dengan papan skinya. Untuk yang meluncur dari atas gunung yang tinggi harus udah gede atau sudah latihan sebelumnya karena lumayan berbahaya buat anak-anak. Oh iya, disini juga tersedia sekolah ski kalau mau ikut.

Puas main salju di Katsuyama skijam apalagi saat bulan Februari, semua wahana sudah dibuka dan salju sudah menumpuk dimana-mana. Pengen kesana lagi kalau sudah gak dingin, tapi tetep aja karena dipuncak gunung suhunya bisa dibawah 0 derajat.


Meluncur

Sebelah kiri ada gondola untuk wahana dewasa

Sebelah kanan ada eskalator untuk keatas


Rabu, 20 Maret 2019

Kinkakuji (The Golden Pavilion) Kyoto

Kinkakuji
Kinkakuji (The Golden Pavilion) terletak di Kyoto bagian utara. Dulu digunakan Shogun Ashikaga Yoshimitsu sebagai tempat peristirahatan dan guesthouse untuk Emperor Gokomatsu. Tempat ini berubah fungsi menjadi temple  setelah Yoshimitsu meninggal dan dikenal dengan Rokuon-ji Temple. Rokuon-ji adalah temple Budha Zen.
Musim gugur saat yang tepat untuk berkunjung sambil melihat momiji (daun berubah warna). 40 menit dari stasiun Kyoto dengan city bus. Tiket bisa dibeli dimesin untuk 1 day pass 600¥ (bebas naik turun) atau bayar sekali naik 230¥. Untuk harga tiketnya 400¥.

Momiji



Senin, 11 Maret 2019

Stasiun Kanazawa

Gerbang dan dome
Tsuzumi-mon
Cirikhas utama dari stasiun Kanazawa adalah pintu gerbang megah warna merah dengan konstruksi dari kayu dan disebut "Tsuzumi-mon" yang melambangkan alat musik tradisional Jepang tsuzumi atau drum tangan. Gerbang merah besar seperti ini biasanya berdiri dipintu masuk kuil Jepang. Setelah gerbang kayu ini terdapat kubah kaca "Montenashi(keramahan) dome di pintu masuk timur stasiun. Dibawah kubah ini terdapat ruang informasi dan berfungsi sebagai ruang tunggu.

Kanazawa station pertama kali dibuka 1 April 1898. Sejak tahun 2015, kereta Shinkansen sudah ada di stasiun Kanazawa. Shinkansen adalah kereta dengan kecepatan tinggi yang menghubungkan kota-kota besar di Jepang seperti Tokyo, Osaka,saporo, dll.

Atap Montenashi dome



Jika pengen mencari oleh-oleh khas Kanazawa tersedia toko souvenir didekat pintu keluar stasiun, terdapat juga outlet-outlet baju, informasi tourist, restoran. Seperti stasiun-stasiun di Jepang yang lain stasiun Kanazawa juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan. Disekitar stasiun juga terdapat mal barang-barang branded internasional bagi yang hobi belanja.















Jumat, 08 Maret 2019

Kanazawa Castle

Kanazawa Castle
Taman castle
Prasasti
Kanazawa castle dibangun oleh klan Maeda tahun 1583 dan memerintah Kaga-kaga (daerah Ishikawa dan Toyama) selama 280 tahun lebih. Castle ini dikelilingi parit yang berfungsi sebagai benteng pertahanan. Atapnya terbuat dari ubin putih dan dindingnya terbuat dari mortar putih dengan ubin putih yang menempel. Kanazawa Castle ini dominan dengan warna putihnya dan dari kejauhan tampak indah.

Castle ini pernah dijadikan pangkalan tentara Jepang, dan kemudian digunakan Universitas Kanazawa sebagai kampus. pada tahun 1990 an Universitas Kanazawa memindahkan kampusnya dan castle ini direnovasi pada tahun 1996. Hishiyagura ( menara berbentuk berlian), Gojikken Nagaya(gudang sepanjang 90 yard), Hashizumemon Tsuzuki Yagura (gerbang depan) diperbaiki dan tamannya dibuka.

Jika berkeliling di Kanazawa castle, kesehatan kita harus prima karena jalannya cukup jauh dan kawasannya sangat luas meskipun tidak seluas Osaka Castle namun medannya berbeda. Kita dipaksa naik tinggi seperti mendaki gunung karena castlenya berada diatas dan jalan rayanya berada dibawah. Kanazawa terkenal dengan kawasan berbukit-bukit, jalannya berbelok-belok dan kecil khas daerah pegunungan.

Musim panas 2018 kemarin kita jalan ke Kanazawa castle. Dari stasiun Kanazawa, kita bisa naik bis dan turun dihalte castle. Kemudian kita berjalan menyusuri dipertokoan suvenir kemudian menyebrang diatas jembatan penyebrangan untuk menuju castle. Untuk masuk castle ini kita tidak perlu membayar tiket, dan tersedia juga penterjemah digerbang pintu masuknya.

Masuk gerbang kita berjalan kekiri melewati lapangan rumput yang sangat luas, ada pos untuk melihat pemandangan dibawah. Kemudian kita berjalan menyusuri hutan yang gelap, mungkin kalau sendirian bakalan takut karena sepi dan pohonnya sangat besar-besar. Hutannya masih asli seperti jarang terjamah. Banyak pohon besar dan rindang juga ada mata air yang mengalir. Setelah melewati hutan kita akan menemukan bangunan gudang 2 lantai yang terbuat dari kayu, ada kakek yang menjaga dan akan menjelaskan sejarahnya jika kita bisa ngomong Jepang. Untuk masuk kedalam kita harus melepas sepatu dan mengganti dengan sandal yang telah disediakan.

Dari gudang lalu kita menyusuri jalan setapak kearah bawah, disana akan kita temui taman dengan kolam. Sama seperti desain taman-taman castle yang pernah kita kunjungi ada taman, kolam air, dan jembatan. Disini tersedia gazebo untuk beristirahat. Kemudian kita balik lagi dan harus mendaki keatas dan tersedia tangga, karena lokasi tamannya dibawah. Berjalan lagi dan ada taman-taman dengan rumput hijau terhampar luas. Untuk keluar dari kawasan castle ini kemarin cukup bingung juga karena banyak jalan keluarnya dan kita pengennya keluar ditempat kita masuk tadi.

Hutan di Kanazawa castle







Kamis, 07 Maret 2019

Maruoka Castle

Taman Maruoka Castle
Maruoka Castle

Maruoka Castle


Summer festival
Jalan-jalan yang dekat disekitar Fukui Perfecture, disini juga ada castle didaerah Maruoka di Sakai city dan dikenal dengan Maruoka castle. Castle ini terletak diatas bukit dan dibangun pada tahun 1576 oleh Shibata Katsutoyo. Dikenal juga dengan nama Mist Castle atau Kasumigajo. Kastil ini tidak memerlukan banyak tentara untuk pertahannya, berdasarkan cerita legenda yang ada, setiap kali ada musuh mendekati castle, maka akan muncul kabut tebal yang menyelimuti dan menyembunyikannya  dari serangan musuh.

Maruoka castle termasuk satu dari 12 castle yang tersisa saat restorasi Meiji. Tahun 1948 castle ini hancur karena gempa bumi dahsyat, kemudian dibangun kembali pada tahun 1955 dengan menggunakan 80% dari material aslinya termasuk kayu untuk konstruksi bangunan dan genteng batu yang berbeda dari castle-castle yang lain. Jika kita masuk ke castle ini akan terlihat desainnya yang unik dengan bangunan tebuat dari kayu terdiri dari 3 lantai dengan tangga yang curam dan susah didaki serta pegangan tangganyapun dari tali. Oh iya saat memasuki castle kita diwajibkan melepas sepatu dan mengganti dengan alas kaki atau sandal yang telah disediakan.
Dilantai 1 ini kita bisa melihat miniatur castle. Castle ini ukurannya kecil dan memiliki desain yang unik, konstruksi lantai dan dindingnya dari kayu. Disetiap lantai terdapat cendela yang terbuka lebar untuk melihat pemandangan kebawah yang indah. Dilantai 3 ini terasa angin yang berhembus kencang hingga berasa sejuk.

Castle ini memiliki taman dengan 400 pohon sakura yang berbunga sekitar awal sampai pertengahan April. Setiap tahun ada festival bunga sakura yang digelar selama 3 minggu dibulan April dengan pohon-pohon yang menyala dari 300an lentera kertas.

Oh iya, kemaren pas kita ke Maruoka  Castle lagi ada summer festival. Di festival ini dipentaskan teater, pembacaan maklumat kalau gak salah disertai pasukan yang berbaris dengan senjata lengkap dan ada juga adegan tembakan ke udara, ada bazar, dan
lomba tari dimalam harinya.
Taman dibawah castle

Untuk menuju ke Maruoka castle bisa ditempuh dengan naik bis Keifuku tujuan Honmaruoka selama 40 menit dari stasiun Fukui dan biaya 640¥. Kemudian jalan kaki sekitar 5-10 menit menuju castle. Alternatif lain dengan naik kereta dari stasiun Fukui dan turun di Maruoka station yang ditempuh selama 15 menit dengan tiket 240¥. Kemudian ganti naik bis selama 15 menit, biaya 200¥. Atau bisa juga naik taxi dari stasiun Fukui selama 0 menit. Untuk tiket masuknya 450¥.

Maruoka castle tampak dari bawah





Rabu, 06 Maret 2019

Osaka Castle

Pemamdangan dari puncak castle


tampak depan

Letak Osaka Catle berada dipusat kota Osaka. Osaka Castle selesai dibangun pada tahun 1586, pembangunannya dikerjakan oleh 100.000 pekerja selama 3 tahun. Castle ini dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi setelah berhasil menyatukan Jepang. Sayangnya castle ini diserang dan dihancurkan oleh pasukan Tokugawa Ieyasu pada tahun 1615 sehingga berakhirlah klan Toyotomi dan berganti Keshogunan Tokugawa yang memerintah Jepang selama 250 tahun. 

Pada tahun 1620an castle ini dibangun lagi oleh Tokugawa Hidetada namun menara castle utama tersambar petir dan terbakar pada tahun 1665.
Pada tahun 1868 castle ini dihancurkan saat terjadi Restorasi Meiji. 
Osaka Castle yang sekarang ini hasil rekonstruksi yang selesai tahun 1931 dan direnovasi pada tahun 1997 karena rusak parah saat ada topan tahun 1950 dan kerusakan karena perang dunia ke 2.

Osaka castle termasuk salah satu castle terbesar di Jepang yang masih tersisa. Dari luar, bangunan ini tampak megah dengan pagar berupa kanal lebar yang mengelilingi komplek castle. Jika ingin berkeliling melihat castle dari luar tersedia kapal.

Kanal yang mengelilingi castle ini berfungsi sebagai pagar untuk melindungi castle saat perang, sehingga musuh tidak bisa langsung masuk dan bisa dikalahkan sebelum bisa melewati kanal. Jika di Osaka Castle kanalnya masih ada airnya dan bahkan tersedia kapal, kondisi berbeda bisa kita lihat di Nagoya castle. Disana kanalnya sudah mengering tak ada airnya.

Komplek Osaka castle juga sangat luas 60.000 meter persegi, untuk mencapai castlenya kita harus berjalan sangat jauh. Taman castle sangatlah luas (2 km persegi) dengan 600 pohon sakura. Sebelum masuk gerbang kedua terdapat mata air dan kita bisa membasuh tangan disana, namun airnya tidak boleh diminum.

Jika masuk ke castle ini tersedia dua jalur, tangga dan lift. Untuk menaiki lift kita harus sabar mengantri karena banyak yang pengen cepet sampai atas. Dengan naik lift kita langsung menju lantai 8 paling puncak, disini kita bisa melihat pemandangan taman dan kota Osaka dari atas. Banyak gedung bertingkat dan bangunan tinggi disekitar castle. Setelah puas melihat pemandangan dari puncak, kita bisa menyusuri bangunan castle dengan menuruni tangga satu persatu dari lantai 8 menuju lantai 1. Semua bangunannya terbuat dari kayu, didalamnya banyak diorama saat perang dan cerita sejarah Osaka castle.

Oh iya disini juga tersedia fasilitas terjemahan dengan bahasa Inggris, korea yang bisa dipinjam saat kita akan naik dan mengantri lift. Didalam ada konter suvenir di lantai 8 dan lantai 1. Jika tertarik memakai kimono bagi cewek dan baju perang atau baju ninja juga tersedia persewaannya disertai dengan foto studio.

Kebetulan kemarin main kesana saat musim panas, jadi sakuranya gak ada hanya terlihat hamparan daun hijau dari pohon sakura ditamannya. Meskipun musim panas, banyak banget turis yang berkunjung. Kebetulan saat datang cuaca masih panas tapi saat mendekati pintu masuk tiba-tiba hujan turun, dan kita pulang menunggu hujan reda.

Untuk membeli tiket, tersedia konter tiket atau beli sendiri di mesin. Untuk castle anak-anak gratis dan hanya orang dewasa yang wajib membeli tiket seharga 600¥.

Transportasi disini juga gampang karena ada stasiun kereta di castle nya. Meskipun dikomplek castle tapi jalannya lumayan tapi tenang banyak toko suvenir didekat pintu stasiun dan tersedia juga restoran.

Osaka Castle












Kamis, 21 Februari 2019

Echizen Matsushima Aquarium

Liat ikan
Hasil kreasi

Echizen Matsushima aquarium terletak di laut Jepang dan dekat dengan Tojinbo. Banyak atraksi yang ditampilkan disini al : ada pentas lumba-lumba, pinguin yang berjalan baris berpindah dari kandangnya sehingga kita bisa melihat dari dekat. Disini kita bisa memberi makan kura-kura laut, dan ikan bahkan bisa memegang octopus besar, lumba-lumba dan paus. Kita juga bisa turun ke laut untuk mengeksplorasi batu karang.

Ada teater 3 dimensi yang memutar film dinosauris, dan lehidupan laut. Jika anak suka berkreasi tersedia tempat untuk membuat aquarium dari gelas dengan desain sendiri dari pasir dan pernik binatang-binatang laut, dan terakhir disiram dengan lilin panas. Hasilnya lucu dan bagus-bagus, semakin banyak isi perniknya maka semakin mahal kita membayarnya karena harga berdasarkan bahan yang dipakai.

Untuk aquariumnya sendiri memang tidak sebesar dan selengkap Nagoya port aquarium. Disini ada aquarium ikan laut yang bisa dilihat dari atasnya, jadi kita bisa berdiri diatas aquarium dan dibawahnya banyak ikannya. Banyak koleksi kura-kura dengan berbagai jenis. Ada juga kuda laut yang berada di kawasan sendiri.

Echizen Matsushima ini buka sampai jam 9 malam, dan jika ingin harga tiket lebih murah pilih saja kunjungan untuk malam hari. Kalau kami kemarin datang di siang hari dengan tiket masuk 2.000¥ perorang sama dengan harga tiket Nagoya port aquarium.
Transportasi yang bisa digunakan untuk kesini, yang paling enak bawa mobil pribadi jika punya tapi naik kereta juga bisa dari stasiun Fukui pilih yang Echizen railway dan turun di Echizen stasiun, kemudian ganti naik bis didepan stasiun Echizen. Bisnya lewat tepat didepan aquarium.

Atraksi lumba-lumba
Pinguin baris





Angel Land Fukui..Science Museum..


Musim panas tiba saatnya jalan- jalan disekitar Fukui. Angel land menjadi pilihan karena cocok untuk anak-anak. Memiliki taman yang luas banget dengan berbagai fasilitas bermain : ada trampolin, ayunan, flying fox kecil,  aral rintang, naik turun terowongan, ayunan dan masih banyak mainan outdoor lain yang bisa dilakukan selain duduk santai piknkk dengan tikar dan makanan. Tersedia juga mainan indoor untuk anak berpetualang.

Jika kita memasuki museumnya, kita akan menjumpai segala hal tentang luar angkasa karena ini adalah science museum atau planetarium. Ada baju astronot, peraga dan foto peluncuran satelit dari NASA. Harga tiketnya juga murah bagi orang dewasa sedangkan untuk anak gratis. Di museum ini tersedia alat peraga yang bisa dicoba sendiri, ada juga monitor besar untuk membuat desain dinosaurus. Disini kita bisa naik simulasi satelit luar angkasa yang muat untuk 4 orang. Didalam satelit kita seperti menembus angkasa dan masuk ke perut bumi dengan segala goncangan dari mesinnya, terakhir kita akan muncul dan mendarat di Angel land. Satelit ini tersedia didalam museum dan tidak perlu membayar lagi.

Bangunan museum ini sangat besar dan ada bioskopnya juga kalau pengen nonton film. Selain itu ada kelas-kelas eksperimen. Anak-anak kemarin ikut sesi bikin satelit dari barang bekas, bikin jam, dan membuat hiasan gantung bentuk bumi, bulan. Permainan dan desainnya memilkki tema luar angkasa. Ada berbagai sesi untuk kreatifitasnya dan bisa diikuti dengan gratis. Ada juga kelas merakit robot.
Playground
Elsperimen
Angel land bisa dijangkau dengan bis dari sasiun Fukui dan turun didepannya atau naik kereta dari stasiun Fukui namun jalannya lumayan jauh dari stasiun pas turun.

Astronot


Trampolin

Flying fox









Selasa, 19 Februari 2019

Mikuni beach & fireworks festival

Mikuni beach
Fukui Perfecture memiliki pantai diujung kota Sakai city yang disebut dengan Mikuni Minato beach dikenal juga sebagai sunset beach. Pantai ini menghadap ke Korea Selatan, jika menyeberangi pantai ini, kita akan sampai di Korea.
Di pantai ini banyak kapal nelayan mencari ikan. Saat main dipantai tanpa sengaja kita bertemu pemuda yang ngomong pakai basa Indonesia dan seperti biasa orang diperantauan yang gak kenal berasa ketemu saudara, lalu ngobrol. Ternyata mereka bekerja di kapal sebagai nelayan. Mereka cerita kalau di Jepang ikan yang dibawa ke darat harus fresh jadi gak perlu berminggu-minggu dilait, cukul 2 hari dan pulang. Hasil tangkapan yang dijualpun memiliki standar seperti ikan atau udang harus utuh dan bagus. Kalau ada sapit atau kepala lepas tidak bisa dijual lagi dan ini biasanya dikasih ke nelayan sampai mereka bosan makan. Kalau lagi musim dingin biasanya banyak kepiting. Oh iya Fukui terkenal dengan kepitingnya bahkan dulu Fukui disebut echizen. Jangan lupa untuk mencoba echizen crab kalau ke Fukui.
Kok malah cerita nelayan bukan pantai
Mikuni Minato bisa ditempuh dengan kereta dari stasiun Fukui dengan memilih Mikuni awara line, naik sampai ujungnya kita baru turun distasiun terakhir di stasiun mikuni minato. Desain stasiun yang kecil dan klasik ini dibuka pada 15 Desember 1927.
Mikuni minato beach ini bagusnya di kunjungi saat sore hari  untuk melihat matahari terbenam. Mikuni beach pantainya bersih dan bagus. Banyak yang berenang dan kite surfing dipantai saat musim panas. Pantai ini akan ramai pengunjung pada saat musim panas karena ada pesta kembang api. Pesta kembang api dilakulan pada malam hari tapi pengunjung sudah berdatangan sejak pagi untuk mengapling tempat strategis biar bosa melihat pemandangan bagus. Biasanya mereka membawa tenda dan berkemah ditepi pantai. Kalau mau enak bisa juga beli tiket untuk duduk dikursi yang telah didijejer dari ujung ke ujung pantai. Berhubung kita santai jadi yah ngemper aja dipasir bawa tiker, banyak orang yang duduk ngemper juga sampai penuh pantainya. Semakin malam semakin penuh dan mesti jalan jauh untuk mencari tempat kosong. Kalau festival gini banyak yang pakai baju adat baik cowok ato cewek pakai kimono. Acara dimula jam 19.30 dan banyak banget kembang apinya sampai ribuan, bahkan ada yang khusus dibawa kapal untuk dinyalakan dengan membentuk formasi diangkasa. Tapi sayang kita tidak bisa nonton sampai selesai, disamping anak-anak udah cape karena jalan seharian juga menghindari antrian panjang naik keretanya. Pas berangkat aja kereta sampai penuh banget dan gak bisa masuk. Pulangnya sudah lumayan antri naik keretanya dan penuh, tapi masih untung gak sepenuh pas berangkat berdirinya seperti pepes di krl.
Kita sudah 2 kali ke pantai ini untuk main air serta menikmati sunset serta saat melihat festival kembang api. Dideket pantai juga ada onsen. Sudah tau kan onsen itu apa, tempat pemandian air panas. Ini tempat favorit orang Jepang.
Untuk masuk kepantai tidak perlu bayar, turun dari kereta, keluar stasiun dan kita sudah bisa melihat pantai.  Jalan terus aja menyusuri pantai untuk mencari tempat nyaman untuk bermain.
Fireworks festival

Senin, 18 Februari 2019

Dinosaurus Museum

Fukui Dinosaurus Museum adalah museum dino terbesar di Jepang dan menjadi pusat penelitian dan pendidikan. Museum ini dibangun didekat penemuan fosil. Museum ini terletak di kota Katsuyama, Fukui Perfecture.
Kami pergi ke museum ini dengan naik kereta dari stasiun Fukui dengan tujuan Katsuyama di jalur 2. Harga tiket sekali jalannya 770¥, dan kita memilih one day pass yang lebih murah 1400¥ bisa naik turun kereta seharian sepuasnya. Untuk one day pass ini hanya tersedia di hari Sabtu dan Minggu. Lama waktu yang dibutuhkan menuju stasiun Katsuyama sekitar 1 jam. Untuk menuju lokasi, dari stasiun Katsuyama, kita berganti naik bis didepan stasiun dengan tujuan Museum Dino. Tarif bisnya 300¥  untuk dewasa dan 200¥ untuk anak-anak, setelah 15 menit sampai di museum dino. Jalan menuju lokasi masih lancar karena masih pagi. Tiba di Museum anak-anak langsung lapar karena pagi cuma makan sedikit, jadi kita buka bekal dan makan di galery yang menjual suvenir dan makanan. Tempatnya nyaman ada tempat duduk dan ber ac jadi bisa makan dg tenang. Kenyang baru kita bertualang di dunia dino.
Masuk gate kita tidak perlu beli tiket karena ini hari minggu dan minggu ketiga jadi untuk masuk museumnya gratis. Ada program gratis museum di hari minggu setiap minggu ketiga tiap bulannya. Lumayan hemat tidak perlu membeli tiket seharga 720¥.
Museum Dino ini terdiri dari 4 lantai, dan saat masuk kita akan disambut oleh Tyrannosaurus Rex. Di museum ini memamerkan lebih dari 40 dinosaurus skeleton termasuk dinosaurus lokal seperti Fukui Raptor dan Fukui saurus. Fosil dan batu-batuan yang ditemukan juga dipamerkan di museum ini. Untuk menarik pengunjung terdapat animasi t rex yang akan memangsa dino, digambarkan dengan 2 layar TV dan jika dilihat dengan seksama berasa hidup. Tubuh kita akan berasa kecil karena dino dan teman-tamannya memiliki ukuran yang sangat besar dan tinggi.
Di kawasan dino ini ada wahana lain selain di museumnya, kita bisa menjelajah hutan dinosaurus dengan jalan kaki dan mesti beli tiket sebelum masuk.  Oh iya ada wahana satu lagi yaitu taman bermain dan ini gratis. Ada banyak mainan dan kolam untuk bermain air bagi anak-anak.


Dinosaurus Museum

Hutan dinosaurus.

Rabu, 01 Agustus 2018

Nishiyama Park

Musim semi diawali dengan bermekarannya bunga sakura. Tidak hanya sakura, banyak jenis bunga lain yang tidak bisa kita temui di Indonesia. Saat pergi ke Nagoya kemarin pas banget sakura sedang mekar dengan sempurna. Di Legoland juga banyak bunga tulip warna-warni. Ada bunga lain yang tidak kalah cantik namanya Azalea. Pada saat berbunga, semua daun dipohonnya akan tertutup bunga. Bunganya bermacam-macam, ada yang putih, pjmk muda, dan pink tua.
Awal bulan Mei ada festival Azalea di Nishiyama koen, dimana 5 ribuan azalea bermekaran. Kitapun mengagendakan waktu untuk pergi kesana.
Sabtu pagi kita bersiap-siap dan jalan kaki menuju Tawaramachi. Kita akan mencoba naik trem ke Nishiyama Koen. Dengan one day pass kita bisa naik turun bebas beberapa kali dalam sehari. Kita dapat trem warna hijau yang masih baru, perjalanan kali ini memakan waktu  sekitar 1 jam. Kita turun di stasiun Nishiyama koen, dan berjalan kaki sekitar 3 menit untuk mencapai Nishiyama koen.
Di festival azalea ini banyak bazar makanan, ada pertunjukan musik orkestra, dan yang paling utama adalah melihat bunga bermekaran. Tapi agak disayangkan bunga sudah mulai layu karena beberapa hari ini turun hujan. Hujan mempersingkat umur bunga. Oh iya untuk masuk ke taman ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Ditaman ini ada kebun binatang kecil dengan berbagai jenis panda, ada taman bermain, dan jika mendaki  keatas gunung lagi, kita bisa menemukan area bermain panda dilengkapi dengan perosotan panjang. Tidak hanya untuk anak-anak, orang dewasa juga bisa main perosotan. Ada berbagai model perosotan dan halang rintang.
Bukit di taman ini penuh dengan bunga, saat bunga bermekaran, bukitnya akan berwarna pink.
Dari stasiun Nishiyama koen menuju ke taman, kita bisa mendaki bukit dan melalui jembatan penyeberangan sambil melihat pemandangan, atau kita mendaki bukit dan turun lagi kemudian menyeberang dijalan raya. Jika ingin menghemat tenaga sebaiknya lewat jembatan untuk menyeberang soalnya kita sudah dapat separuh bukit untuk didaki.
Mungkin tahun depan perlu diagendakan lagi untuk melihat festivalnya saat bunga belum layu.
Kota Sabae dari atas gunung
Bunga Azalea

Selasa, 31 Juli 2018

Nagoya Port Aquarium

The Nagoya port Aquarium terletak didaerah pelabuhan, di pinggir pantai, berada disebelah selatan kota Nagoya. Nagoya port ini menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Jepang. Untuk mencapai tempat ini, kami naik kereta subway dari Sakae dengan Meijo line subway via Kanayama stasiun selama 15 menit dan harga tiket 270¥. Kemudian turun dan ganti kereta dan turun distasiun terakhir, di stasiun Nagoyaku dengan Meijo Line. Disini merasa jadi orang udik karena saat turun kereta kita berada dibawah tanah banget, kita harus naik 2 lantai untuk mencapai jalan raya. Meskipun didalam tanah namun sinyal hp penuh dan lampu terang jadi tidak berasa siang. Kalau dipikir-pikir Jakarta baru mulai membuat terowongan MRT tahun 2017 sedangkan di Jepang khususnya Nagoya tahun 1954 kereta bawah tanah sudah tersedia. Jadi merasa sangat tertinggal banget negara kita. Disaat negara lain sudah memikirkan penemuan-penemuan canggih, negara kita masih disibukkan dengan isu-isu agama untuk mendapat kekuasaan. Halooo kita sudah tertinggal jauh dan harus lari kenceng aja belum bisa mengejarnya. Kenapa jadi kemana-mana nulisnya yak..
Back to Nagoya port aquarium, dari stasiun kita harus berjalan lumayan jauh untuk mencapai lokasinya. Belum ditambah anak lapar dan rewel kecapean setelah jalan-jalan selama 2 hari. Ini adalah hari ke 3 hari terakhir bertualang, jadi bawaan jg banyak krn udh check out dari hotel. Rencananya setelah dari Nagoya port Aquariarium, kita belanja di Osu shopping district dan mengunjungi Nagoya science museum #dg catatan gak ada anak rewel.
Nagoya port Aquarium merupakan salah satu aquarium terbesar dan terbaik di Jepang. Aquarium ini dibagi menjadi 2 bagian, gedung selatan memiliki tema "A journey to the Antarctic". Kekayaan laut yang ditampilkan mulai dari Nagoya sampai ke Antartika. Kehidupan laut disekitar Jepang, kehidupan bawah laut, bahkan ikan yang ada di Indonesia disekitar katulistiwa, Australia sampai ke Antartika.  Dibagian utara terdapat akuarium untuk dolpin, orca, dan hiu beluga. Disini ada pertunjukan saat dolpin diberi makan dan latihannya dengan jadwal 3 kali sehari.
Aneka ragam binatang di Nagoya port Aquarium ini sangat banyak sekali dengan area yang sangat luas. Jika dibandingkan dengan sea world di Indonesia, disini sangat lengkap spesiesnya. Jika ingin membeli suvenir untuk oleh-oleh ada toko suvenir sebelum pintu keluar. Jalan keluarnya bisa memilih akses melewati jembatan diatas laut untuk menuju kapal  Fuji icebreaker yang menjadi museum kapal atau jalan menuju parkiran. Fuji icebreaker adalah kapal yang digunakan untuk mengekplorasi kekayaaan laut sampai ke antartika pada tahun 1960 sampai dengan tahun 1980.
Harga tiket masuk ke akuarium ini 2000¥ untuk orang dewasa, 1000¥ untuk anak SD & SMP, dan 500¥ untuk anak usia diatas 4 tahun.

Senin, 30 Juli 2018

Legoland

Legoland menjadi tujuan kita berikutnya setelah melihat-lihat kereta. Dari museum kereta, kita melewati jembatan penyeberangan menuju Legoland. Oh iya letak legoland ini didekat pantai, dan kita bisa melihat banyak kontainer dan kapal besar dari atas jembatan penyeberangan. Legoland menjadi tempat wisata baru dipinggir pantai atau malah dulunya laut dan dibuat daratan. Legoland cocok untuk anak-anak usia 2 sd 12 tahun beserta keluarganya jika dilihat jenis permainannya dibandingkan dengan universal studio Osaka atau DisneylandTokyo. Legoland sendiri merupakan taman bermain yang masih baru, karena baru dibuka 1 April 2017. Jadi kita kesana kemarin Maret 2018 baru berumur 1 tahun.
Harga tiket masuk di Legoland untuk dewasa 6900¥, dan anak-anak harganya 5300¥. Usia 3 -12 tahun dianggap anak-anak dan 13 tahun keatas harga tiket dewasa. Jika pengen tiket lebih murah bisa dibeli 1 minggu sebelum berkunjung ke Legoland dengan membeli online dan pembayaran bisa dilakukan di family mart. Tersedia juga tiket untuk kunjungan setahun dengan harga 17.300¥ bagi dewasa dan 13.300¥ untuk anak-anak.
Seluruh permainannya memiliki komstruksi dari lego. Banyak miniatur tokoh-tokoh super hero, barbie yang disusun dari lego. Disink juga terdapat miniatur Jepang dari bangunannya, kendaraan, kotanya dibuat dari lego tidak ketinggalan juga gunung Fuji. Spot yang terkenak di Tokyo, Osaka, Kyoto, Nagoya juga dibuat dari lego. Lebih dari 10 juta lego dibutuhkan untuk membangun mjni Jepang ini.
Legoland memiliki 7 area yang berbeda dengan 40 atraksi dan pertunjukan, sayangnya saat kita kesana tidak semua atraksi dibuka. Bulan Maret adalah libur kenaikan kelas jadi lumayan rame dan antri untuk memainkan sesuatu. Pilihan permainan pertama adalah menjadi sopir mobil.  Anak-anam karena beda kategori jadi harus mengantri didua tempat yang berbeda, jadinya lama. Permainan ini berdasarkan usia, untuk mengendarai mobil dan mendapatkan sim dibagi berdasarkan umur. Untuk anak diatas 6 tahun ada pengarahannya untuk mengendarai mobil, sebelumnya anak-anak diperlihatkan film tertib berlalu lintas kemudian baru boleh mengendarai mobilnya. Untuk anak dibawah 6 tahun lintasannya lebih kecil dan tidak ada pengarahan.
Permainan berikutnya yang kita pilih adalam pemadam kebakaran. Disini adalah permainan tim, menjadi pemadam kebakaran yang harus mengemudikan mobil dan memadamkan api. Kebetulan papi gak mau ikut jadi kita cuma bertiga dan tidak berhasil memadamkan api sehingga jadi yang terakhir.
Ada juga wahana kapal untuk nakk kapal mesti antri panjang jadi kita didarat saja yang menembak pakai air. Meskipun sudah sembunyi ternata tetap basah bajunya tapi tenang karena ada mesjn pengering dengan memasukkan koin 300¥. Eh ternyata gak kering juga kl sekali karena celananya tebal. Wahana lain yang dinaiki adalah dragon seperti roler coster tapi kecil lintasannya karena yang dipilih adalah kini dragon. Untuk lintasan yang besar ada dragon. Kali ini mami absen gak ikutan naik.
Makan siang sampai terlewati, jadi kita cari makan dulu ada sejenis kfc tapi punya nya lego, kita memesan ayam, kentang, lemkn tea dan es krim. Enaknya disini bisa minjm nambah sepuasnya ngambil sendiri dilantai 2. Selesai makan anak-anak lanjut main lego lagi, tersedia juga perosotan, puteran rame-rame. Kita di legoland sampai menjelang tutup jam 5 dan selesai pulang naik kereta lagi dengan Aonami line. Keretanya lumayan penuh karena banyam yang barengan pulang dan kebetulan kia sampai stasiun saat kereta udah mau jalan. Kalau mau naik kereta berikutnya pasti dapet .
Gerbang Legoland
Miniatur Jepang dari lego

Minggu, 29 Juli 2018

SCMAGLEV & Railway park #Museum Kereta

Hari kedua di Nagoya kita jalan-jalan ke museum kereta. Dari hotel jam 7.30, naik bis menuju nagoya eki kemudian naik kereta Aonami line dan turun di stasiun terakhir Kinjofuto. Tiba di museum Kereta sekitar 9.30 pagi dan museum belum buka namun sudah ada yang datang duluan dan mengantri menunggu pintu dibuka. Satpam menyambut dengan sopan dan mempersilakan kita berbaris antri. Museum baru dibuka jam 10. Sebelum resmi dibuka, mbak petugas memberikan pengumuman dalam bahasa Jepang yang tidak kutahu artinya. Museum ini resmi dibuka 14 Maret 2011.
Pintu dibuka dan saatnya masuk dan membeli tiket. Kami diarahkan untum membeli tiket di mesin agar lebih cepat, sebenernya gak terlalu cepat juga buat kita karena mesti berpikir mana yang harus dipencet dengan pilihan huruf kanji. Tiket sudah ditangan saatnya antri gate pemeriksaan karcis dan kita berhamburan masuk melihat kereta. Untuk harga tiket, bagi orang dewasa harganya 1000¥, anak sekolah SD - SMA 500¥, dan 3 tahun keatas 200¥.
Ada fasilitas translate jika tidak mengerti bahasa yang digunakan naun kita tidak memanfaatkan fasilitas itu. Di museum ini dipamerkan evolusi kereta di Jepang, dari kereta jadul alias generasi awal sampai sinkasen dengan teknologi  SCMAGLEV (Super conducting Maglev) dengan fokus Tokaido line bullet train.
Dimuseum ini kita bisa melakukan simulasi dengan menjadi masinis karena ada simulatornya. Kita bisa melakukan pengereman kereta dan memperhatikan bagaiman proses berhenti dari mesinnya. Bagaiman untuk menjalankannya dengan menarik tuas seperti masinis-masinis. Selain itu ada simulasi bagi penumpang untuk membeli tiket dan taping tiket hingga masuk gate. Kita juga bisa mencoba naik berbagai macam kereta untuk merasakan situasi didalamnya. Kereta yang dipamerkan adalah asli dari yang model lama sampai yang terbaru. Semua desainnya seperti kereta, tidak terkecuali dengan toiletnya didesain juga seperti kereta. Di lantai 2 terdapat gambaran perkembangan teknologi yang digunakan dan dijelaskan dengan gambar. Lantai 2 juga dilengkapi dengan play ground untuk anak-anak. 2 jam sudah cukup untuk mengeksplorasi museum ini dan diakhiri dengan membeli suvenir di dekat pintu keluar. Kita tidak berlama-lama disini karena diseberanb jalan sudah menunggu legoland.
Evolusi sinkasen


Sabtu, 28 Juli 2018

Nagoya TV Tower

Nagoya TV Tower terletak di Sakae yang menjadi pusat kota Nagoya. Dari Nagoya eki, kita bisa naik Me guru bus sampai ditempat ini.
Nagoya TV tower mulai dibangun pada tahun 1953 dan selesai pada 1 Juni 1954. Tower ini merupakan tower tertua di Jepang disusul dengan Tokyo tower  tahun 1958 dan Saporo tower pada tahun 1957.
Nagoya Tower tingginya 180m dan berfungsi sebagai stasiun komunikasi. Namun sejak  24 Juli 2011 tower ini sudah tidak berfungsi sebagai tower komunikasi ditandai dengan berakhirnya siaran TV analog. Saat ini tower ini dijadikan simbol kota Nagoya dan jadi tempat wisata. Pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Nagoya di siang hari. Pemandangan menjadi lebih bagus lagi saat kita berkunjung di malam hari dengan pemandangan lampu-lampu kota Nagoya. Kita bisa menikmati Nagoya dari ketinggian 90m dari sky deck, dan dari outdoor sky balcony dengan ketinggian diatas 100m. Pada ketinggian 30m kita bisa menikmati makan di restoran jika lapar.
Harga tiket masuk untuk orang dewasa 700¥, SMA dan mahasiswa 600¥, SD dan SMP 300¥, dan untuk usia 65 tahun ke atas 600¥. Tower ini buka jam 10 pagi sampai jam 9 malam di bulan Januari - Maret, dan untuk April - Desember jam operasionalnya lebih lama jam 10 pagi sampai 10  malam.
Nagoya TV Tower

Jumat, 27 Juli 2018

Oasis 21


Oasis 21 dikenal juga sebagai Spaceship-Aqua. Terletak di Sakae dan dekat dengan Nagoya TV Tower. Tempat ini konstruksinya dari kaca dan didalamnya ada air sehingga disebut Spaceship -Aqua. Oasis 21 dibangun tahun 2002. Oasis 21 ini berada diketinggian 14m, dari bawah terlihat seperti piring kaca bening. Untuk mencapai tempat ini tersedia eskalator dan lift. Panjangnya sekiyar 200m, dan diatasnya ada kolam, taman, dan bangku untuk duduk. Jika kita berkunjung sebaiknya di sore hari agar panas matahari tidak menyengat. Selain itu kita bisa melihat taman buatan diatas ketinggian dengan berbagai jenis tanamannya.
Oasis 21 merupakan tempat yang sangat strategis dipusat kota Nagoya, di lantai semi basement terdapat terminal bis untuk bis kota, Meitetsu bis, Sanko bis dan bis jarak jauh.  Di basement terdapat stasiun kereta bawah tanah . Di kompleks ini terdapat restoran dan tempat belanja. Buat lidah Indonesia ada Mc donal di lantai basement, tapi menunya beda dengan di Indonesia. Mc-di dan KFC di Jepang tidak ada menu nasinya dan tidak ada saos.
Oh iya disini ada sushi yang rame dan mesti antri pesen tempat. Kemarin kesini sampai 2x karena yang pertama antrinya banyak banget dan sudah keburu lapar. Untuk memesan sushi kita tinggal mencet dilayar monitor dimeja kita, nanti sushi akan berputar dan kita harus mengambil sendirk pesanannya didekat kita. Biasanya kalau itu pesanan kita, meja akan berbunyi dan mesti ingat apa yang kita pesan, jangan sampai ngambil punya orang. Untuk pembayarannya, mereka menghitung berdasar warna piring, dan petugas akan membuat total yang harus kia bayar. Pembayaran dilakukan langsung ke kasir.
Oasis 21 seperti pirig terbang

Kamis, 26 Juli 2018

Tokugawaen

Tokugawaen menjadi destinasi kedua setelah Nagoya Castle. Dengan naik bis Me guru kita menuju Tokugawaen. Di lokasi ini terdapat taman Tokugawa dan Tokugawa art museum. Pengunjung bisa memilih untuk melihat semuanya atau salah satu. Bagi pemegang tikes one day pass Me guru ada diskon khusus untuk tiket masuknya. Tiket masuk ke Tokugawa art museum 1400¥ untuk dewasa, SMA dan mahasiswa 700¥, SMP SD 500¥, dan belum sekolah gratis. Untuk pelajar gratis tiket masuk setiap hari sabtu. Jika memiliki tiket bis Meguru tiket masuk ke Tokugawa art museumnya didiskon menjadi 1000¥ bagi dewasa, dan untuk Tokugawaen menjadi  240¥ untuk anak sekolah dan dewasa.
Tokugawa art museum buka jam 10 pagi sampai jam 5 sore. Museum ini memamerkan perlengkapan perang Owari Tokugawa seperti pedang, samurai, baju perang dan perlengkapan untuk upacara minum teh. Selain itu dipamerkan pula kostum Noh. Noh adalah seni tradisional Jepang seperti sandiwara pementasan lengkap dengan alat musik yang digunakan. Menurut pak suami yang sudah ikut work shop nya seperti ketoprak kalau di Jogjakarta. Disini juga memamerkan boneka dan buku-buku koleksi Tokugawa clans yang jumlahnya mencapai 110.000.
Tokugawaen adalah taman milik Tokugawa. Disini terdapat kali yang membelah taman dengan danau yang luas dan ikan koi yang warna-warni. Pengunjung bisa menyusuri jalan setapak untuk melihat keindahan bunga yang menghiasi taman dan kesejukan alam dibawah pohon rindang, ada juga air terjun yang mengalir di taman. Taman ini sangat luas dan banyak burung liar yang terbang sehingga terkesan masib alami. Waktu berkunjung yang bagus saat musim semi pertengahan April, Juni, dan akhir November saat musim gugur.

Tokugawaen (Maret 2018)


Danau di Tokugawaen

Rabu, 25 Juli 2018

Nagoya Castle

Nagoya Castle menjadi destinasi pertama kita di Nagoya. Turun dari kereta di stasiun Nagoya kita berjalan menuju halte nomer 10 dan naik Me-guru, bis wisata ini berwarna kuning. Bis ini memiliki rute di tempat wisata yang ada di Nagoya antara lain Nagoya Castle, Museum Toyota, Tokugawa Garden, Nagoya TV tower, Noritake garden, dsb. Kita memilih tiket one day pass karena bisa naik turun berkali-kali dengan bayar sekali dan kalau dihitung jadinya lebuh murah. Harga tiketnya 500¥ untuk dewasa, 300 ¥ untuk anak sekolah, dan gratis jika belum sekolah.
Nagoya castle dikenal menjadi salah satu castle terbaik di Jepang. Castle ini mulai dibangun oleh leyasu Tokugawa pada tahun 1610 untuk anaknya Yoshinao. Castle ini terdiri dari 5 lantai dan bangunannya terbuat dari kayu. Ciri khas dari Nagoya Castle adalah atapnya berwarna hijau dan ada shachi (ikan lumba-lumba) emas di atasnya. Untuk naik sampai lantai 5 bisa menggunakan tangga yang semua terbuat dari kayu atau naik lift. Kita memilih naik lift sampai lantai 5, dan mulai menyusuri ruang-ruang didalamnya dengan jalan kaki dan turun melewati tangga untuk menghemat tenaga. Di lantai 5 paling atas terdapat teropong, dengan memasukkan koin 100¥ kita bisa menggunakannya dan melihat kota Nagoya. Dilantai ini juga ada toko suvenir. Suvenir yang terkenal adalah sachi yaitu ikan lumba-lumba emas. 
Waktu berkunjung yang paling bagus adalah akhir Maret dan awal April saat musim semi, karena bunga sakura sedang bermekaran. Di halaman castle ini banyak sekali pohon sakura sehingga saat musim semi pemandangannya sangat bagus sekali. Oh iya harga tiket untuk masuk di castle ini 500¥ untuk dewasa dan anak-anak gratis. Didalamnya juga ada kantin menyediakan ramen harganya dibawah 1000¥. Jika haus banyak mesin minuman (vending mechine) dan bisa memilih sendiri dengan memasukkan koin atau lembaran nanti ada kembaliannya.
Untuk rasa dan jenis minuman yang tersedia juga tergantung musim, jika musim dingin tersedia minuman hangat namun saat musim panas tidak ada.
Nagoya Castle (Maret 2018)

Kamis, 05 April 2018

Itinerary Nagoya 3d,2n

Liburan kenaikan sekolah kali ini, kita pergi ke Nagoya selama 3 hari dan menginap 2 malam di my stays hotel..kita berangkat dari stasiun Fukui dan naik kereta Shirasagi di track 5 jam 8.38 pagi..dari apato, kita naik Sumiru bus yg pertama 7.50 dan sampai stasiun jam 8.05..jamnya sangat mepet jadi mesti lari2 beli tiket..takut ketinggalan dan mesti nunggu 1 jam lg..meskipun gak dpt kursi berderet krn udh habis yg penting kebawa..tiba distasiun Nagoya jam 10.48..oh iya harga tiket shirasagi 5,180¥..
Tujuan pertama adalah Nagoya castle, dg naik bis wisata yg memang disediakan untuk mengelilingi Nagoya..nama bisnya adalah Me Guru Bus..harga tiketnya 250¥ sekali naik tapi kalau mau hemat pilih aja tiket untuk seharian 500¥ jd bisa naik turun bebas..bisnya juga nyaman, besar dan atapnya terbuka..
Hari pertama karena udh jm 10.48 baru nyampe jadi efektif jalan setelah makan siang, kita mengunjungi 3 tempat yaitu Nagoya Castle, Tokugawaen, dan Oasis 21. malemnya ke Oasis lagi dan belanja ke donquijote..
Hari kedua, anak-anak masih semangat, jm 7.30 kita udh jalan kemudian naik bis  menuju Nagoya eki, lalu mencari Aonami line dan turun di stasiun terakhir Kinjofuto..hari kedua kita mengunjungi Train museum, dan Legoland..seharian hanya 2 tempat, museum kereta dulu baru ke legoland yang banyak permainannya dan kita disana sampai jam 5..pulangnya ke oasis 21 dan makan sushi..sampai hotel jam 20.00 mau jalan lagi, kaki udh gak sanggup..
Hari ke 3, rencananya kita ke Nagoya port Aquarium dan Nagoya Science Museum..dari hotel jalan kaki ke sakae eki dan turun di Nagoya port eki..stasiun terakhir..
Sebenernya 3 hari masih kurang, karena banyak obyek wisata yang belum sempat dikunjungi seperti musem toyota, noritake garden, shikemichi,cultural path Futaba museum, Atsusa shrine, Shirotori garden, Osu shopping district..