Sabtu, 03 Maret 2018

Mendaftar Sekolah Dasar ( 小学校 /shogakko) di Jepang

Mendaftar sekolah di Jepang berbeda dengan di Indonesia, di Jepang kita tidak bisa memilih sekolah dimana. Sekolah ditentukan berdasarkan posisi rumah dengan sekolah dasar terdekat. Kita tidak perlu mencari sekolah mana yang bagus karena Pemerintah menyediakan sekolah dasar dengan standar kualitas yang sama di seluruh Jepang. 
Untuk mendaftar ini, pemerintah memberikan surat pengantar yang kita peroleh setelah melapor di kantor walikota(shiyakusho). Sebelum datang ke sekolah, kita harus membuat janji dulu dengan menelepon dan dibuatkan jadwal bisa bertemu. Disini kita tidak bisa sembarang datang ke Sekolah. 
Tibalah hari yang telah dijadwalkan, kita datang ke sekolah dengan diantar tutor yang bisa bahasa Jepang. Kita bertemu kepala sekolah (ko cho sensei こちょ先生) dan guru yang mengurusi pendaftaran. Beruntung bu Kepala Sekolah mau ngomong bahasa Inggris.
Dengan membawa surat pengantar masih ada berkas lain yang perlu diserahkan yaitu bukti imunisasi yang telah dilakukan dan diberikan formulir untuk diisi dan dikembalikan. Sekolah juga memberi list barang-barang yang harus dibeli dengan jumlah yang banyak sekali dan gak bisa selesai dalam 1 minggu untuk mengumpulkannya. 
Disini sekolah menyatakan menerima kakak sekolah dan menanyakan kapan akan mulai masuk sekolah. Meskipun kita datang dipertengahan November, 17 November namun kita putuskan untuk mulai sekolah 4 Desember pas dihari Senin karena banyak barang seperti seragam, sepatu, tas randoseru, tas lain dari kain dan pernik2 sekolah yang harus disiapkan (nanti aku tulis dibagian lain karena banyak).
Sebelum pulang, kita diajak berkeliling disekolah melihat fasilitas sekolah seperti gor yang luas banget bisa, lapangan bola yang luas, laboratorium, kolam renang, melihat kelas dan tak lupa juga perkenalan di kelas 2-2 dengan teman-teman. Sebelum ke sekolah, papi sudah mengajari kakak perkenalan dengan bahasa Jepang, jadi lumayan lancar lah perkenalannya meski suaranya kurang keras dan disambut teman-temannya.
Oh iya sekolah kakak ini sudah tua dan berumur ratusan tahun dan untuk melihat kegiatan di sekolah, ada website yang bisa dibuka. Web ini berisi informasi sekolah dan foto-foto kegiatan di sekolah. Letak sekolah cukup strategis karena berada diperempatan jalan dan berseberangan dengan taman bermain. Sekolah juga dilewati bus kecil, namanya smairu bus. Diseberang sekolah juga dekat dengan Taman Kanak-Kanak. Ukuran sekolah terbilang luas banget, satu blok hanya untuk sekolah dasar dengan semua fasilitasnya untuk olah raga seperti lapangan bola, soft ball, kolam renang, auditorium, gor untuk olah raga indoor saat winter.
Kolam renang sekolah

Sekolah dari samping saat salju


Pintu masuk sekolah









Jumat, 02 Maret 2018

Lapor kantor Walikota ( shiyakusho 市役所)

Sebagai aliens atau pendatang yang menetap untuk waktu tertentu di Jepang wajib melaporkan diri ke kantor walikota atau 市役所 (shiyakusho). Dengan pelaporan yang dilakukan maka penduduk tersebut berhak mendapat fasilitas-fasilitas dari pemerintah Jepang dan ada kewajiban yang harus dilakukan. Kewajiban yang harus dilakukan salah satunya membayar asuransi, dan untuk pajak kita tidak perlu membayar karena statusnya student jadi bebas pajak. Fasilitas yang diberikan antara lain untuk pendidikan anak, kesehatan, tunjangan anak, dan hak politik. 
  1. Pendidikan                                                                                                                                         Anak berhak mendapatkan pendidikan untuk usia sekolah dasar dengan umur 6 tahun dan penghitungannya maksimal berulang tahun tanggal 31 Maret untuk kelas 1. Sekolah dipilihkan dengan melihat letak sekolah terdekat dengan rumah. Sekolah Dasar ini adalah sekolah negeri dan siswa dibebaskan dari biaya spp, buku, dan operasional lainnya alias sekolahnya gratis. Biaya sekolah biasanya hanya untuk membayar catering makan siang. Di Jepang, anak tidak wajib untuk masuk ke Taman Kanak-kanak sehingga tidak banyak TK negeri, dan lebih banyak TK swasta yang berbiaya mahal. TK swasta biasanya menjadi pilihan bagi ibu-ibu yabg bekerja sekalian untuk menitipkan anaknya.
  2. Kesehatan                                                                                                                                               Fasilitas kesehatan yang diperoleh untuk anak adalah mendapat imunisasi gratis untuk umur 0 sampai 5 tahun, asal belum terlewat waktunya.
  3. Tunjangan                                                                                                                                                 Selain itu, anak-anak juga mendapatkan tunjangan sebesar 10.000¥ perbulan yang diberikan setiap 4 bulan sekali kerekenin orang tua. Tunjangan ini besarnya berbeda untuk bayi dan anak, jika anak mendapatkan 10.000¥ maka bayi mendapatkan tunjangan lebih bahyak sebesar 25.000¥. 
  4. Hak politik                                                                                                                                         Setiap penduduk memiliki hak untuk memilih dalam pemilu seperti pemilihan gubernur.
Oh iya, untuk melapor kedatangan ini seorang aliens perlu membawa berkas- berkas yang dipersyaratkan. Berkas tersebut adalah : kartu alien, buku nikah, kartu keluarga asli agar tidak dipertanyakan, kemarin sempat terjadi sedikit hambatan karena tidak membawa kartu keluarga asli dan menggunakan kartu keluarga yang diterjemahkan dalam bahasa inggris seperti pada saat mengurus CoE. Orang Jepang sangat ketat terhadap aturan, jadi berkaspun diteliti dan harus sesuai dengan persyaratan. Untungnya kami membawa buku nikah asli dan membawa tutor yang bisa bahasa Jepang, karena umumnya orang Jepang tidak mau menggunakan bahasa asing. 
Dengan bantuan tutor yang berasal dari Malaysia ini akhirnya kendala bisa diatasi yaitu dengan menerjemahkan semua dokumen yang dipersyaratkan dalam bahasa Jepang dan ditulis dengan huruf Jepang. Sebenarnya kita sudah membawa foto copi berkas yang dibutuhkan namun pihak wali kota ini tidak mau dan mengcopi semua berkas yang dipersyaratkan sendiri. Pelayanan dikantor pemerintah ini sangat baik sekali, meskipun sudah jam pulang namun kami dilayani sampai selesai bahkan sekalian dipanggil bagian pendidikan dari lantai 2 untuk urusan pendaftaran sekolah, kebetulan kakak sudah kelas 2 jadi mesti sekolah sedang adek masih 4 tahun jadi belum sekolah dulu. Untuk selanjutnya diberikan form untuk dibawa saat mendaftar ke sekokah terdekat dengan rumah dan membuat janjian dengan sekolah. Kantor sebenarnya tutup jam 5 sore dan kami baru selesai mengurus semua pada jam 6.30.

Persiapan sebelum menetap di negeri seberang

Sebelumnya tidak pernah membayangkan bakal tinggal dinegri orang, cuma dulu pernah berkhayal hidup dinegri 4 musim untuk beberapa tahun saat masih muda (#eh emg sekarang udh tua, masih muda jg sih cuma sudah ada buntut hahaha).
Persiapan-persiapan yang dilakukan sebelum berangkat adalah mempersiapkan surat yang diperlukan seperti paspor dan visa yang sudah aku bahas ditulisan sebelumnya, yang tak kalah penting yaitu mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa. Berikut ini adalah persiapan dan barang-barang yang kami bawa  :

  1. Barang-barang yang mau dibawa dan dengan apa membawanya itu yang perlu dipikirkan. Pertama tentukan berapa koper yang sanggup kita bawa dan ukurannya. Koper yang akan kita bawa ukuran 28", 24", dan 20" yang bakal dibawa papi, mami, dan si kakak. Ukuran sudah ditentukan dan dirumah baru ada koper ukuran 20", jadi saatnya berburu koper. Berhubung dirumah cuma bersama bocah dan nyetir mobil jg masih belum lihai, jd diputuskan untuk beli onlin aja setelah dihitung-hitung kalau mencari di pasar senen yang terkenal murah namun ribet bawanya dengan ukuran 28" yang segede gaban. Googling koper di toped dan lazada yg free ongkir untuk merk president yang katanya lumayan bagus. Akhirnya dpt ditoped meskipun gak free ongkir tp stl dihitung biaya ongkir lebih murah drpd beli langsung untuk transport ke senen belum jajannya. Kemarin dapat harga koper president 890rb sdh sama ongkir dg wahana krn kena volume. Kmd koper kedua president jg ukuran 24" dg harga 700rb dan ongkir 85rb kl gak salah. Meskipun beli dua namun gak dapat harga diskon karena belinya gak sekalian 2 tapi satu2, ya sudahlah sudah terlanjur, lagian kmrn mau lihat dulu kopernya ori atau tidak.
  2. Baju yang dibawa gak usah banyak-banyak karena susah bawanya, koper dengan space terbatas, dan negara tujuan memiliki 4 musim maka jenis baju juga akan berbeda. Aku pilih baju buat anak-anak yg ukurannya masih besar dan kira2 muat untuk 1 tahun kedepan. Disamping itu bisa dipakai rangkap dengan longjohn biar hangat. Jika masih kurang diluarnya bisa pakai sweater dan jaket. Kalau punya baju bahan flece boleh dibawa karena bisa untuk musim dingin.
  3. Bawa bahan makanan yang akan sulit ditemui di Jepang. Aku dibantu ibu dan adik membuat 2 macam bumbu sendiri yaitu bumbu kuning dan bumbu putih. Bumbu kuning terdiri dari bawang putih, bawang merah, dan kemiri ditambah sedikit garam kemudian dimasak sebentar biar awet. Untuk bumbu putih dibuat dari bawang putih yang diblender dan sedikit garam. Untuk membuat bumbu ini sampai merusakkan blender ibu karena dipaksa memblender banyak (#maaf ya bu). Bumbu disimpan dituperware dan siap dibawa. Tuperware dilakban coklat biar tambah rapat soalnya ditaruh dikoper takut rembes.
  4. Bumbu bubuk seperti bawang putih, lada, ketumbar, jahe, kencur, kunir, cabe, laos, juga perlu dibawa. Daun salam juga bawa dipetik dirumah lumayan buat bkkin nasi uduk, nasi kuning, atau opor kesukaan bocah. Tidak lupa membawa santan instan seperti kara bubuk, dan yang bukan. Sebenernya banyak bahan yang pengen dibawa tapk mengingat koper dan takut gak lolos imigrasi jadi yah gak bisa bawa sebanyak-banyaknya. Ih iya indomi juga menjadi barang yang wajib dibawa. Jangan lupa bawa kerupuk biar tinggal goreng. Kalau aku kemarin lupa gak bawa. Kecap manis, saus, bumbu pecel, dan sambal bawang atau sejenisnya perlu dibawa asal masih muat kopernya. Tepung kobe, gula jawa, agar2, nutrijel juga boleh dibawa asalkan muat dikoper.
  5. Minuman pengahangat seperti jahe wangi, wedang uwuh, bajigur, wedang ronde, wedang sereh, kunir asem juga bisa jadi bahan yang perlu dibawa.
  6. Lauk seperti abon, rendang, srundeng juga boleh dibawa. Aku malah bawa 3 kotak bakpia untuk oleh-oleh.
  7. Obat-obatan seperti paracetamol anak, obat flu, obat batuk, vitamin buwat jaga-jaga kalau nanti gak doyan makan, termometer, minyak angin, madu, dan termometer serta seka untuk demam. Obat-obat ini untuk persiapan karena menghadapi perubahan cuaca yang drasgis dari suhu 32 derajat menjadi suhu dibawah 10 derajat.
Bumbu yang dibawa
  • Bisa dibayangkan bagaimana isi kopernya, banyak baju yang tergusur tidak bisa dibawa dan diganti dengan bahan makanan yang lebih penting hahaha. Belum lagi tas yang beranak pinak maksudnya yang awalnya gak mau dibawa jadi bawa ransel dan tas jinjing. Ransel besar ikut masuk bagasi dan 3 ransel ikut ke kabin. Rempong banget bawaannya. Sebenernya masih banyak yang mau dibawa tapi apa daya tangan tak mampu. Masih untung gak bawa cobek dan ulekan buat bikin sambel wkwkwk. Salak aja ikutan kebawa, belum susu uht yang udah telanjur beli banyak keangkut juga dikoper. 
  • Sebelum berangkat koper ditimbang dulu biar tidak lebih dari 32kg karena batas maksimal 1 tas adalah 32kg meskipun garuda memberikan bagasi maksimal 44 kg per orang untuk ke Jepang.